Langsung ke konten utama

MENSELARASKAN dengan PERUBAHAN

Ada sebuah desertasi yang membahas tidak ada korelasinya antara rencana strategis perusahaan dengan kemampuan staf di dalam mencapainya ketika staf tidak diberi kemampuan terus menerus untuk senantiasa siap dengan perubahan. 

Tidak jarang banyak perusahaan melakukan rekrutmen profesional eksternal di lini CEO dan Manager untuk mewujudkan rencana strategy yang sudah dicanangkan.

Hal ini dilakukan karena kondisi sdm internal dianggap dibeberapa titik harus diperkuat dengan hadirnya profesional dari eksternal.

Dalam jangka panjang hal ini tidak baik dilakukan dan harus ada jalan lain yang membuat staf internal selalu selaras dengan perubahan termasuk ketika. Adanya perubahan arah strategy.

perubahan selalu di depan kita dan kemampuan kita tidak bisa melebihi perubahan maksimal hanya selaras dengan perubahan.

Kemampuan menyelaraskan diri inilah yang bisa diupayakan dengan menghadirkan organisasi pembelajar.

Yaitu organisasi yang banyak memberi ruang untuk stafnya senantiasa mengembangkan diri melalui learning by doing.

Pembelajaran tidak identik harus kirim kesana kemari tapi secara tidak disadari sebenarnya diantara pegawaipun bisa jadi sumber pembelajaran.

Orang yang sudah bekerja MENAHUN sebenarnya dalam dirinya sudah seperti perpustakaan berjalan atas pekerjaan yang daily dia lakukan baik bersifat strategis maupun operasional.

Jika semua staf di beri ruang untuk sharing maka yang terjadi adalah saling membelajarkan.

Jika setiap manager lintas fungsi diwajibkan sharing kepada staf lain dalam seminggu 3 jam dan di perusahaan tersebut ada 20 manager maka setiap minggu kita akan mempunyai 20 kelas.

Dan jika semua staf diwajibkan mengikuti kelas tersebut maka setiap staf mempunya kesempatan 20 kali. mengikuti kegiatan pembelajaran.

Ruang pembelajaran bisa di indor maupun outdoor dan bisa ambil waktu akhir pekan atau waktu lainnya dimana load pekerjaan tidak tinggi.

Inilah sebenarnya upaya awal yang bisa dilakukan untuk menselaraskan dengan perubahan melalui hadirnya kegiatan pembelajaran di internal perusahaan dengan melibatkan seluruh staf baik sebagai fasilitator maupun pesertanya dengan mendayagunakan aset yang ada.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KUALITAS akan MEMBUNUHMU

Perusahaan yang peduli dengan layananan kepada pelanggan sangat perhatian dengan yang namanya kualitas produk yang diberikan. Karena kualitas semacam akad hubungan antara perusahaan dan pelanggan. Menjaga kualitas artinya menjaga keberlangsungan hubungan antara perusahaan dan pelanggannya. Jika main main soal KUALITAS dengan Pelanggan bersiaplah untuk PECAH KONGSI dengan Pelanggan. Saking pentingnya kualitas dibanyak perusahaan dilakukan proses pemeriksaan kualitas baik diawal di tengah proses sampai dititik akhir sebelum produk di berikankepada pelanggan melalui store tempat berjualan. Dalam Lean Manajemen yang dikembangkan oleh Toyota dijelaskan dalam pokok bahasan yang menyebutkan dalam alur proses pembuatan produk harus menegakkan JIDOKA. JIDOKA artinya JANGAN MENERIMA KESALAHAN, JANGAN MEMBUAT KESALAHAN dan JANGAN MENERUSKAN KESALAHAN. untuk menjalankan hal diatas ada beberapa tools diantaranya ANDON, POKAYOKE dan KANBAN diseluruh mata rantai proses produksi. Bagaimana pra...

Ingin GLOBAL tapi GOMBAL

Istilah Wordclass pernah membuat geger perusahaan lokal dan meresponnya dengan merubah visi dan misi perusahaan dengan menyertakan tagline wordclass di bagian visi nya. Namun dalam prakteknya semacam jauh panggang dari api dimana Visi jauh kedepan ingin sebagai kelas dunia tidak dibarengi dengan kemampuan dan cata bekerja wordclass. Yang basic saja : kesalahan sudah menjadi tradisi. Menyaksikan pelanggan dikursi penantian sepertinya menjadi kepuasan bagi staf perusahaan menyaksikannya. Sibuk sana sini tanpa hasil kerjaan Masih sering terjadi mewarnai di banyak perusahaan. Berbenah diri hanya saat penilaian standarisasi global dilakukan oleh tim penilai, padahal berbenah itu habit kerja harus dilakukan everyday karena sejatinya masalah itu everyday maka bebenahnya juga harus everyday. Karena bebenahnya diakumulasikan sehari menjelang penilaian akhirnya jadi mahal jatuhnya dan mendadak banyak staf seperti bekerja ala rodi dan bergerutu manajemen tega nih nyuruh kerja kaya gini ka...