Langsung ke konten utama

Menjadi PILIHAN TERBAIK dimata PELANGGAN


Pelayanan sejatinya menghadirkan empati kepada pelanggannya. Yang membedakan pelayanan yang diberikan satu perusahaan dengan perusahaan lainnya adalah di soal empati.

Bagaimana melihat level empati yang diberikan kepada pelanggan setidaknya dapat dilihat dari sejauh mana  perusahaan menghadirkan kondisi kondisi dibawah ini secara lebih baik memenuhi ekspetasi pelanggan :

Kenyamanan pelanggan selama mengikuti proses pelayanan.
kebersihan area pelayanan.
keberaturan area pelayanan dengan hadirnya sig in atau petunjuk arah salahsatunya.
ketersediaan stock yang dibutuhkan selama proses pelayanan.
knowledge and update layanan terbaru yang secara simultan dihadirkan kepada pelanggan.

people yang kompeten, komunikatif dan mampu menyelesaikan komplain pelanggan.

process yang make everything simple.

pre, in & post service kepada pelanggan berbasis Customer Journey.
Semisal di rumah sakit, LAYANAN berbasis EMPATHY diatas menjadi hal yang harus dijaga keberlanjutannya.

Jika pelanggan memilih kompetitor dibanding layanan yang kita berikan jangan reaktif langsung melihat kelebihan yang diberikan pelanggan dengan melakukan do intelijen ke kompetitor.

Yang sebaiknya dilakukan adalah mengecek Apakah perusahaan sudah menghadirkan seluruh elemen diatas dalam melayani pelanggannya?

Ketika semua elemen diatas bisa dihadirkan dan memenuhi ekspetasi pelanggan maka dipastikan ada kecenderungan pelanggan akan loyal namun sebaliknya jika tidak,ya..ya...ya.

Kita harus buktikan Layanan yang diberikan kepada pelanggan menjadi  LAYANAN yang terbaik dari YANG TERBAIK Bukan LAYANAN yang TERBAIK dari yang TERBURUK.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IDE lahir dari KETIDAKNYAMANAN

Perusahaan dalam menjaga keberlanjutan bisnisnya dalam melayani pelanggan memerlukan banyak dukungan tidak terkecuali sdm yang terlibat. Bentuk kontribusi yang nyata adalah ide kreatif yang bersumber dari sdm internal perusahaan dalam segala aspek baik lahirnya produk baru maupun cara delivery produk kepada pelanggan. Bagaimana IDE bisa lahir dari sdm internal tentunya banyak pemicunya satu diantaranya adanya RASA TERANCAM dengan hadirnya kompetitor perusahaan. Adanya rasa ini melahirkan sebuah ketidaknyaman di internal perusahaan untuk selalu melakukan terobosan terobosan baru agar perusahaan selalu eksis dalam melayani pelanggannya. Oleh karenanya do intelijen perlu dilakukan kepada perusahaan lain yang dianggap kompetitor dan hasilnya di share ke seluruh sdm internal perusahaan. Cara ini efektif untuk membangun keresahan di sdm internal untuk melakukan do the best dalam melayani pelanggannya. Selain melakukan intelijen ke perusahaan kompetitor cara lain ad...