Langsung ke konten utama

Mengapa PELANGGAN LARI



Perusahaan sudah ditakdirkan untuk terus tumbuh dan berkembang setiap tahunnya tanpa terkecuali, hal ini sebagai bentuk keharusan dan kewajaran.

keharusan, karena dengan tumbuh perusahaan akan menjadi kiblat dan kebanggaan bagi karyawannya dimasa depan.

Kewajaran, karena hal ini adalah sebaga buah jerih payah para pengelolanya yang setiap ahri berjibaku mempertahankan eksistensi perusahaan untuks elalu berada di pusaran peluang pelanggan.

namun demikian tidak semuanya berjalan sesuai dengan yang diinginkan, TURBULENSI BISNIS senantiasa terjadi baik yang datang dari eksternal maupun internal.

ada sebuah penelitian mengungkapkan mengapa Pelanggan berpaling ke lain hati?, alias kompetitor.
64% penyebabnya karena disebabkan oleh internal proses  Perusahaan dalam melakukan proses pelayanan kepada pelanggan.

semisal layanan publik yang terdiri dari proses pelayanan kedatangan, proses menunggu, proses registrasi, proses pelayanan dan proses pembayaran. yang melibatkan banyak SDM dari lintas fungsi.
banyak yang tidak memperhatikan PENGALAMAN POSITIF PELANGGAN disetiap proses yang dilaluinya.
Parkir Sulit, Registrasi lama, Antrian Panjang, petugas yang melayani tidak on time, proses pembayaran tidak beragam. jikapun ada pelanggan yang datang dan datang lagi ke tempat pelayanan seperti ini, bisa dikatakan itu adalah PILIHAN TERBAIK dari yang TERBURUK.
namun jika banyak pilihan diluar sana, kunjungan berikutnya pelanggan akan mencoba berkunjung ke pelayanan yang lebih baik.
parkir mudah, antrian pendek, registrasi cepat, petugas pelayanan standby, pembayaran cepat karena tersedia ragam cara pembayaran.
Dimana semua ini dihadirkan karena adanya kontribusi inovasi baru dari sdm perusahaan sendiri yang menginginkan adanya perbaikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggannya dan karena mereka peduli dengan pertumbuhan dan perkembangan perusahaan dimasa depan. 
beberapa perbaikan yang bisa dilakukan semisal:
AREA PARKIR layanan valet parking, pemisahan zona fast moving dan slow moving, perbanyak titik dropzone, cuci gratis untuk penunggu, cuci helm harga saudara.
AREA REGISTRASI, kursi pijat gratis untuk penunggu, cofffeeshop untuk penunggu
AREA PELAYANAN, jadwal perjanjian, layanan prioritas lansia, layanan sore, malam dan akhir pekan, layanan visit kerumah
PROSES PEMBAYARAN, cash, kartu kredit, kartu kredit, transfer, GOPAY, OVO dll. 
so, bisa dikatakan PELANGGAN LARI bukan KOMPETITOR yang lebih HEBAT namun INTERNAL PROSES termasuk did alamnya prilaku SDM perusahaan yang membuat mereka lari ke TETANGGA SEBALAH.

dapatkan INSPIRASI LAINNYA  hanya di buku TURBULENSI JAMANNOW katapak NAW,

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KUALITAS akan MEMBUNUHMU

Perusahaan yang peduli dengan layananan kepada pelanggan sangat perhatian dengan yang namanya kualitas produk yang diberikan. Karena kualitas semacam akad hubungan antara perusahaan dan pelanggan. Menjaga kualitas artinya menjaga keberlangsungan hubungan antara perusahaan dan pelanggannya. Jika main main soal KUALITAS dengan Pelanggan bersiaplah untuk PECAH KONGSI dengan Pelanggan. Saking pentingnya kualitas dibanyak perusahaan dilakukan proses pemeriksaan kualitas baik diawal di tengah proses sampai dititik akhir sebelum produk di berikankepada pelanggan melalui store tempat berjualan. Dalam Lean Manajemen yang dikembangkan oleh Toyota dijelaskan dalam pokok bahasan yang menyebutkan dalam alur proses pembuatan produk harus menegakkan JIDOKA. JIDOKA artinya JANGAN MENERIMA KESALAHAN, JANGAN MEMBUAT KESALAHAN dan JANGAN MENERUSKAN KESALAHAN. untuk menjalankan hal diatas ada beberapa tools diantaranya ANDON, POKAYOKE dan KANBAN diseluruh mata rantai proses produksi. Bagaimana pra...

Ingin GLOBAL tapi GOMBAL

Istilah Wordclass pernah membuat geger perusahaan lokal dan meresponnya dengan merubah visi dan misi perusahaan dengan menyertakan tagline wordclass di bagian visi nya. Namun dalam prakteknya semacam jauh panggang dari api dimana Visi jauh kedepan ingin sebagai kelas dunia tidak dibarengi dengan kemampuan dan cata bekerja wordclass. Yang basic saja : kesalahan sudah menjadi tradisi. Menyaksikan pelanggan dikursi penantian sepertinya menjadi kepuasan bagi staf perusahaan menyaksikannya. Sibuk sana sini tanpa hasil kerjaan Masih sering terjadi mewarnai di banyak perusahaan. Berbenah diri hanya saat penilaian standarisasi global dilakukan oleh tim penilai, padahal berbenah itu habit kerja harus dilakukan everyday karena sejatinya masalah itu everyday maka bebenahnya juga harus everyday. Karena bebenahnya diakumulasikan sehari menjelang penilaian akhirnya jadi mahal jatuhnya dan mendadak banyak staf seperti bekerja ala rodi dan bergerutu manajemen tega nih nyuruh kerja kaya gini ka...